Kisah hidup Dracula merupakan salah satu contoh bentuk penjajahan sejarah yang begitu nyata yang dilakukan Barat. Kalau film Rambo merupakan suatu fiksi yang kemudian direproduksi agar seolah-olah menjadi nyata oleh Barat, maka Dracula merupakan kebalikannya, tokoh nyata yang direproduksi menjadi fiksi. Bermula dari novel buah karya Bram Stoker yang berjudul Dracula, sosok nyatanya kemudian semakin dikaburkan lewat film-film seperti Dracula’s Daughter (1936), Son of Dracula (1943), Horror of Dracula (1958), Nosferatu (1922)—yang dibuat ulang pada tahun 1979—dan film-film sejenis yang terus-menerus diproduksi.

Lantas, siapa sebenarnya Dracula itu?
Dalam buku berjudul "Dracula, Pembantai Umat Islam Dalam Perang Salib" karya Hyphatia Cneajna ini, sosok Dracula dikupas secara tuntas. Dalam buku ini dipaparkan bahwa Dracula merupakan pangeran Wallachia, keturunan Vlad Dracul. Dalam uraian Hyphatia tersebut sosok Dracula tidak bisa dilepaskan dari menjelang periode akhir Perang Salib. Dracula dilahirkan ketika peperangan antara Kerajaan Turki Ottoman (sebagai wakil Islam) dan Kerajaan Honggaria, (sebagai wakil Kristen) semakin memanas. Kedua kerajaan tersebut berusaha saling mengalahkan untuk merebutkan wilayah-wilayah yang bisa dikuasai, baik yang berada di Eropa maupun Asia. Puncak dari peperangan ini adalah jatuhnya Konstantinopel, benteng Kristen, ke dalam penguasaan Kerajaan Turki Ottoman.

Dalam babakan Perang Salib di atas, Dracula merupakan salah satu panglima pasukan Salib. Dalam perang inilah Dracula banyak melakukan pembantaian terhadap umat Islam. Hyphatia memperkirakan jumlah korban kekejaman Dracula mencapai 300.000 ribu umat Islam. Korban-korban tersebut dibunuh dengan berbagai cara—yang cara-cara tersebut bisa dikatakan sangat biadab—yaitu dibakar hidup-hidup, dipaku kepalanya, dan yang paling kejam adalah disula. Penyulaan merupakan cara penyiksaan yang amat kejam, yaitu seseorang ditusuk mulai dari anus dengan kayu sebesar lengan tangan orang dewasa yang ujungnya dilancipkan. Korban yang telah ditusuk kemudian dipancangkan sehingga kayu sula menembus hingga perut, kerongkongan, atau kepala. Sebagai gambaran bagaimana situasi ketika penyulaan berlangsung penulis mengutip pemaparan Hyphatia:

"Ketika matahari mulai meninggi Dracula memerintahkan penyulaan segera dimulai. Para prajurit melakukan perintah tersebut dengan cekatan seolah robot yang telah dipogram. Begitu penyulaan dimulai lolong kesakitan dan jerit penderitaan segera memenuhi segala penjuru tempat itu. Mereka, umat Islam yang malang ini sedang menjemput ajal dengan cara yang begitu mengerikan. Mereka tak sempat lagi mengingat kenangan indah dan manis yang pernah mereka alami."

Tidak hanya orang dewasa saja yang menjadi korban penyulaan, tapi juga bayi. Hyphatia memberikan pemaparan tetang penyulaan terhadap bayi sebagai berikut: "Bayi-bayi yang disula tak sempat menangis lagi karena mereka langsung sekarat begitu ujung sula menembus perut mungilnya. Tubuh-tubuh para korban itu meregang di kayu sula untuk menjemput ajal."


Kekejaman seperti yang telah dipaparkan di atas itulah yang selama ini disembunyikan oleh Barat. Menurut Hyphatia hal ini terjadi karena dua sebab. Pertama, pembantaian yang dilakukan Dracula terhadap umat Islam tidak bisa dilepaskan dari Perang Salib. Negara-negara Barat yang pada masa Perang Salib menjadi pendukung utama pasukan Salib tak mau tercoreng wajahnya. Mereka yang getol mengorek-ngorek pembantaian Hilter dan Pol Pot akan enggan membuka borok mereka sendiri. Hal ini sudah menjadi tabiat Barat yang selalu ingin menang sendiri. Kedua, Dracula merupakan pahlawan bagi pasukan Salib. Betapapun kejamnya Dracula maka dia akan selalu dilindungi nama baiknya. Dan, sampai saat ini di Rumania, Dracula masih menjadi pahlawan. Sebagaimana sebagian besar sejarah pahlawan- pahlawan pasti akan diambil sosok superheronya dan dibuang segala kejelekan, kejahatan dan kelemahannya.


Guna menutup kedok kekejaman mereka, Barat terus-menerus menyembunyikan siapa sebenarnya Dracula. Seperti yang telah dipaparkan di atas, baik lewat karya fiksi maupun film, mereka berusaha agar jati diri dari sosok Dracula yang sebenarnya tidak terkuak. Dan, harus diakui usaha Barat untuk mengubah sosok Dracula dari fakta menjadi fiksi ini cukup berhasil. Ukuran keberhasilan ini dapat dilihat dari seberapa banyak masyarakat—khususnya umat Islam sendiri—yang mengetahui tentang siapa sebenarnya Dracula. Bila jumlah mereka dihitung bisa dipastikan amatlah sedikit, dan kalaupun mereka mengetahui tentang Dracula bisa dipastikan bahwa penjelasan yang diberikan tidak akan jauh dari penjelasan yang sudah umum selama ini bahwa Dracula merupakan vampir yang haus darah.

Selain membongkar kebohongan yang dilakukan oleh Barat, dalam bukunya Hyphatia juga mengupas makna salib dalam kisah Dracula. Seperti yang telah umum diketahui bahwa penggambaran Dracula yang telah menjadi fiksi tidak bisa dilepaskan dari dua benda, "bawang putih" dan "salib". Konon kabarnya hanya dengan kedua benda tersebut Dracula akan takut dan bisa dikalahkan. Menurut Hyphatia pengunaan simbol salib merupakan cara Barat untuk menghapus pahlawan dari musuh mereka—pahlawan dari pihak Islam—dan sekaligus untuk menunjukkan superioritas mereka.

Siapa pahlawan yang berusaha dihapuskan oleh Barat tersebut? Tidak lain Sultan Mahmud II (di Barat dikenal sebagai Sultan Mehmed II). Sang Sultan merupakan penakluk Konstantinopel yang sekaligus penakluk Dracula. Dialah yang telah mengalahkan dan memenggal kepala Dracula di tepi Danau Snagov. Namun kenyataan ini berusaha dimungkiri oleh Barat. Mereka berusaha agar merekalah yang bisa mengalahkan Dracula. Maka diciptakanlah sebuah fiksi bahwa Dracula hanya bisa dikalahkan oleh salib. Tujuan dari semua ini selain hendak mengaburkan peranan Sultan Mahmud II juga sekaligus untuk menunjukkan bahwa merekalah yang paling superior, yang bisa mengalahkan Dracula si Haus Darah. Dan, sekali lagi usaha Barat ini bisa dikatakan berhasil.

Selain yang telah dipaparkan di atas, buku ini juga memuat hal-hal yang selama ini tersembunyi sehingga belum banyak diketahui oleh masyarakat secara luas. Misalnya tentang kuburan Dracula yang sampai saat ini belum terungkap dengan jelas, keturunan Dracula, macam-macam penyiksaan Dracula dan sepak terjang Dracula yang lainnya.

Sebagai penutup tulisan ini penulis ingin menarik suatu kesimpulan bahwa suatu penjajahan sejarah tidak kalah berbahayanya dengan bentuk penjajahan yang lain: politik, ekonomi, budaya, dll. Penjajahan sejarah ini dilakukan secara halus dan sistematis, yang apabila tidak jeli maka kita akan terperangkap di dalamnya. Oleh karena itu, sikap kritis terhadap sejarah merupakan hal yang amat dibutuhkan agar kita tidak terjerat dalam penjajahan sejarah. Sekiranya buku karya Hyphatia ini—walaupun masih merupakan langkah awal—bisa dijadikan pengingat agar kita selalu kritis terhadap sejarah karena ternyata penjajahan sejarah itu begitu nyata ada di depan kita. [*]
Jawa (Peradaban Atlantis) dikaitkan dengan kiprah Bani Israel, ada fakta yang menarik apabila anda berkunjung ke situs resmi Israel misalnya di Kantor Perdana Menteri Israel dan Kantor Kedubes Israel di seluruh dunia terpampang nama Ibukota Israel : JAVA TEL AVIV / JAWA TEL AVIV, dan MAHKOTA RABBI YAHUDI yang menjadi imam Sinagog pake gambar RUMAH JOGLO JAWA. Dengan demikian apakah Bani Israel merasa menjadi keturunan Jawa ? Yang disebut Jawa adalah seluruh Etnik Nusantara yang dulunya penghuni Benua Atlantis sebelum dikirim banjir besar oleh Allah SWT, setelah banjir besar benua ini pecah menjadi 17.000 pulau yang sekarang disebut Indonesia, hanya beberapa etnik yang masih tersisa, selebihnya menjadi cikal bakal bangsa2 dunia antara lain bangsa India, Cina ( termasuk Jepang ), Eropa, Israel, Arab, dan Indian ( silahkan baca hasil penelitian Prof. Santos selama 30 tahun tentang Benua Atlantis terbitan Gramedia ).


Dalam bahasa Jawi Kuno, arti jawa adalah moral atau akhlaq, maka dalam percakapan sehari-hari apabila dikatakan seseorang dikatakan : “ora jowo” berarti “tidak punya akhlaq atau tidak punya sopan santun”, sebutan jawa ini sejak dulunya dipakai untuk menyebut keseluruhan wilayah nusantara, penyebutan etnik2 sebagaimana berlaku saat ini adalah hasil taktik politik de vide et impera para penjajah. Sejak zaman Benua Atlantis, Jawa memang menjadi pusat peradaban karena dari bukti2 fosil manusia purba di seluruh dunia sebanyak 6 jenis fosil, 4 diantaranya ditemukan di Jawa.

Menurut “mitologi jawa” yang telah menjadi cerita turun temurun, bahwa asal usul bangsa Jawa adalah keturunan BRAHMA DAN DEWI SARASWATI dimana salah satu keturunannya yang sangat terkenal dikalangan Guru Hindustan (India) dan Guru Budha (Cina) adalah Bethara Guru Janabadra yang mengajarkan “ILMU KEJAWEN”. Sejatinya “Ilmu Kejawen” adalah “Ilmu Akhlaq” yang diajarkan Nabi Ibrahim AS yang disebut dalam Alqur’an “Millatu Ibrahim” dan disempurnakan oleh Nabi Muhammad SAW dalam wujud Alqur’an dengan “BAHASA ASLI (ARAB)”, dengan pernyataannya “tidaklah aku diutus, kecuali menyempurnakan akhlaq”.

Dalam buku kisah perjalanan Guru Hindustan di India maupun Guru Budha di Cina, mereka menyatakan sama2 belajar “Ilmu Kejawen” kepada Guru Janabadra dan mengembangkan “Ilmu Kejawen” ini dengan nama sesuai dengan asal mereka masing2, di India mereka namakan “Ajaran Hindu”, di Cina mereka namakan “Ajaran Budha”. Dalam sebuah riset terhadap kitab suci Hindu, Budha dan Alqur’an, ternyata tokoh BRAHMA sebenarnya adalah NABI IBRAHIM, sedang DEWI SARASWATI adalah DEWI SARAH yang menurunkan bangsa2 selain ARAB. Bukti lain bahwa Ajaran Budha berasal dari Jawa adalah adanya prasasti yang ditemukan di Candi2 Budha di Thailand maupun Kamboja yang menyatakan bahwa candi2 tsb dibangun dengan mendatangkan arsitek dan tukang2 dari Jawa, karena memang waktu itu orang Jawa dikenal sebagai bangsa tukang yang telah berhasil membangun “CANDI BOROBUDUR” sebagai salah satu keajaiban dunia.

Ternyata berdasarkan hasil riset Lembaga Studi Islam dan Kepurbakalaan yang dipimpin oleh KH. Fahmi Basya, dosen Matematika Islam UIN Syarif Hidayatullah, bahwa sebenarnya “CANDI BOROBUDUR” adalah bangunan yang dibangun oleh “TENTARA NABI SULAIMAN” termasuk didalamnya dari kalangan bangsa Jin dan Setan yang disebut dalam Alqur’an sebagai “ARSY RATU SABA”, sejatinya PRINCE OF SABA atau “RATU BALQIS” adalah “RATU BOKO” yang sangat terkenal dikalangan masyarakat Jawa, sementara patung2 di Candi Borobudur yang selama ini dikenal sebagai patung Budha, sejatinya adalah patung model bidadara dalam sorga yang menjadikan Nabi Sulaiman sebagai model dan berambut keriting. Dalam literatur Bani Israel dan Barat, bangsa Yahudi dikenal sebagai bangsa tukang dan berambut keriting, tetapi faktanya justru Suku Jawa yang menjadi bangsa tukang dan berambut keriting ( perhatikan patung Nabi Sulaiman di Candi Borobudur ).

Hasil riset tsb juga menyimpulkan bahwa “SUKU JAWA” disebut juga sebagai “BANI LUKMAN” karena menurut karakternya suku tsb sesuai dengan ajaran2 LUKMANUL HAKIM sebagaimana tertera dalam Alqur’an. Perlu diketahui bahwa satu2nya nabi yang termaktub dalam Alqur’an, yang menggunakan nama depan SU hanya Nabi Sulaiman dan negeri yang beliau wariskan ternyata diperintah oleh keturunannya yang juga bernama depan SU yaitu Sukarno, Suharto, dan Susilo serta meninggalkan negeri bernama SLEMAN di Jawa Tengah. Nabi Sulaiman mewarisi kerajaan dari Nabi Daud yang dikatakan didalam Alqur’an dijadikan Khalifah di Bumi ( menjadi Penguasa Dunia dengan Benua Atlantis sebagai Pusat Peradabannya), Nabi Daud juga dikatakan raja yang mampu menaklukkan besi (membuat senjata dan gamelan dengan tangan, beliau juga bersuara merdu) dan juga menaklukkan gunung hingga dikenal sebagai Raja Gunung. Di Nusantara ini yang dikenal sebagai Raja Gunung adalah “SYAILENDRA” , menurut Dr. Daoed Yoesoef nama Syailendra berasal dari kata saila dan indra, saila = gunung dan indra = raja.

Jadi sebenarnya Bani Israel yang sekarang menjajah Palestina bukan keturunan Israel asli yang hanya terdiri 12 suku, tapi mereka menamakan diri suku ke 13 yaitu Suku Khazar (yg asalnya dari Asia Tengah) hasil perkawinan campur Bani Israel yang mengalami diaspora dengan penduduk lokal, posisi suku Khazar ini mayoritas di seluruh dunia. Sedang Yahudi asli Telah menghilang yg dikenal sebagai suku-suku yg hilang "The Lost Tribes" yang mana mereka pergi ke timur dan banyak yg menuju ke “THE PROMISED LAND” yaitu Indonesia.
10. Popobawa
Popobawa adalah mahluk bermata satu dan memiliki penis yang besar. Konon mahluk ini suka menguntit pria dan wanita di Zanzibar, Afrika. Mahluk ini bisa berubah wujud, bisa menjadi hewan maupun manusia. Mahluk ini biasanya mengincar dan menyodomi para mangsanya pada malam hari, dan tidak membeda-bedakan pria, wanita, maupun anak-anak.
9. Trauco and La Fiura
Mahluk ini berasal dari ChiloƩ, sebuah pulau di Chile bagian selatan. Mahluk ini punya kekuatan dengan tatapan mata untuk melumpuhkan para wanita sebelum berhubungan seks dengan mereka. Mahluk ini digambarkan bertampang jelek dan berbentuk seperti goblin dengan memakai penutup kepala dan jubah. Mahluk ini berkomunikasi dengan berdengus. Beberapa laporan mengatakan, mahluk ini juga tidak perlu berhubungan langsung dengan korbannya, tapi cukup dengan tatapan matanya bisa membuat para korbannya hamil.

8. Succubus and Incubus

Succubus adalah setan wanita berparas menarik yang bisa menggoda para pria untuk berhubungan seks dengannya. Konon mahluk ini diyakini sebagai refleksi dosa manusia yang berhubungan dengan seks terhadap wanita.
Incubus adalah versi pria dari Succubus. Incubus akan menguras tenaga dan menyerap energi para korbannya. Berbeda dengan Succubus, Incubus menghamili korbannya dengan benih Incubus. Dan kelak begitu bayinya lahir, bayi tersebut tidak memiliki denyut dan tidak bernafas. Barulah setelah berusia 7 tahun, bayinya menjadi normal dan menarik serta memiliki kecerdasan tinggi. Menurut legenda, penyihir Merlin diyakini adalah hasil dari hubungan antara Incubus dan manusia.
7. Encantado
Di Brazil, daerah hutan Amazon, ikan lumba-lumba di sungai Boto dipercaya memiliki kekuatan berubah wujud. Mahluk yang bisa menjelma menjadi seorang pria tampan itu disebut Encantado. Encantado akan mengajak wanita ke sungai, dan berubah wujud kembali menjadi ikan lumba-lumba, kemudian menghamili wanita itu. Para wanita muda setempat mewaspadai setiap pria yang memakai topi, karena menurut legenda, Encantado selalu memakai topi untuk menutupi rupa aslinya.
6. Lilu
Dalam cerita rakyat Yahudi, Lilu adalah setan yang suka mengunjungi wanita di saat tidur. Versi wanita dari Lilu adalah Lili. Para setan ini merupakan sumber kekawatiran para ibu karna mereka juga dikenal suka menculik anak-anak. Lilu dan Lili suka mengunjungi para korbannya pada malam hari untuk menghasilkan benih keturunan demi kelanjutan ras mereka.
5. Liderc
Di daerah utara Hungaria, konon dikenal mahluk yang disebut Liderc. Mahluk itu menetas dari telur ayam hitam, dan sering disembunyikan di kantong. Mahluk ini masuk ke rumah korbannya melalui lobang kunci. Begitu masuk, mahluk ini berubah wujud menjadi manusia yang dimiripkan dengan kerabat korbannya. Mahluk ini memperkosa korbannya dan setelah itu membuat rumahnya menjadi sangat kotor sebelum pergi. Beberapa laporan mengatakan, kadang Liderc menjadi betah dengan korbannya dan tidak mau melepaskannya. Sampai hari ini, sudah menjadi kebiasaan bagi anak-anak di Hungaria untuk menginjak dan memecahkan telur yang keluar dari ayam hitam agar terhindar dari mahluk itu.
4. Orang Minyak
Di tahun 1960, banyak para wanita mengalami pemerkosaan di beberapa tempat di Malaysia. Pelakunya digambarkan sebagai orang telanjang, dan seluruh tubuhnya dilumuri dengan minyak. Beberapa orang berkata, bahwa Orang Minyak tidak bisa dilihat oleh perempuan yang sudah tidak perawan. Di masa kepanikan itu, banyak para wanita muda mulai memakai baju berkeringat dan bau untuk mengecoh agar Orang Minyak mengira mereka adalah pria. Beberapa spekulasi mengatakan, bahwa Orang Minyak hanyalah manusia penjahat biasa yang melumuri badannya dengan minyak agar susah ditangkap dan juga sebagai kamuflase di malam hari.
3. Alp
Legenda ini berasal dari cerita rakyat dari Jerman. Alp adalah mahluk yang bentuknya kecil seperti kurcaci yang memasuki tubuh korbannya melalui lubang hidung, mulut, atau vagina. Begitu masuk, maka Alp punya kemampuan untuk mengendalikan mimpi si korban dan menciptakan mimpi buruk. Para korbannya akan merasa seperti tidak bernafas begitu sudah bangun.
2. Malaikat (Barat)
Menurut kitab Yahudi, Nephilim adalah ras raksasa hasil dari hubungan antara Malaikat dan manusia. Menurut cerita, bahwa dahulu para petinggi Malaikat turun ke bumi untuk mengajarkan manusia tentang kebaikan. Dan setelah berabad-abad, banyak dari Malaikat tersebut yang tertarik pada wanita di bumi dan melakukan hubungan seks sehingga menghasilkan Nephilim. Seiring waktu, Nephilim ternyata bisa melakukan kejahatan dan dosa yang besar. Melihat hal itu, Tuhan murka dan memerintahkan Malaikat Gabriel untuk memerangi mereka sampai punah.
1. Alien
Menurut isu yang beredar, sudah banyak kasus-kasus penculikan oleh alien, dan banyak dari mereka mengaku berhubungan seks dengan alien. Seorang pria dari desa di Brazil bernama Antonio, pada tahun 1957, dia mengaku diculik oleh alien dan ditempatkan di ruangan yang di dalamnya terdapat seorang wanita cantik dan dia dipaksa berhubungan seks dengannya. Howard Menger mengaku sering berhubungan seks dengan Marla, seorang wanita cantik berambut pirang berusia 500 tahun dari luar angkasa. Pada tahun 1970, seorang gadis berumur 19 tahun mengaku pernah diperkosa oleh 6 mahluk berwarna biru dan berkaki seperti manusia. Dia diperkosa setelah menyaksikan pesawat luar angkasa mereka mendarat.
Akibat kurangnya bukti-bukti mengenai hal tersebut, banyak pihak yang mengabaikan laporan-laporan seperti itu dan malah menganganggap bahwa klaim-klaim tentang alien semacam itu merupakan halusinasi orang-orang tersebut.
Masalah yang paling menonjol dalam pemeliharaan ayam kampung adalah tingginya tingkat kematian anak ayam ketika berumur dibawah 2 bulan. Penyebab utamanya adalah serangan penyakit. Setelah melewati umur 2 bulan biasanya ayam kampung lebih tahan terhadap serangan penyakit dibandingkan dengan ayam ras meski demikian, masih terdapat kemungkinan ayam dewasa juga terserang penyakit oleh karena itu tetap diperlukan pemeliharaan yang baik serta melakukan pencegahan terhadap penyakit. Selain karena penyakit penyebab kematian ayam bisa disebabkan oleh pengaruh pakan dan lingkungan yang kurang memadai. Berikut ini beberapa penyakit yang sering menyerang dan berbahaya serta penyebab lainnya yang sering mengganggu pertumbuhan ayam kampung
A.Tetelo/new castle disease
Penyakit ini merupakan penyakit yang paling ditakuti oleh peternak.Serangannya terjadi secara mendadak tingkat penularannya sangat tinggi dan tingkat kematian yang ditimbulkannya juga cukup tinggi. Yang sangat mengkhawatirkan adalah tidak ada obat yang efektif.Untuk mengobati ayam yang terkena penyakit ini satu satunya cara yang dapat dioptimalkan adalah melalui upaya pencegahan
1.Gejala
Gejala yang umum dari penyakit ini diawali dengan gangguan pernapasan seperti megap megap seakan akan tercekik, sesak napas, ngorok, dan batuk batuk. Gejala selanjutnya adalah jengger dan kepalanya menjadi kebiru biruan sayap terkulai, lesu,nafsu makan berkurang, beraknya encer berwarna kehijauan,otot tubuh gemetar,dan bisa menyebabkan kelumpuhan. Selain itu ayam akan mengalami gangguan saraf yang dapat menyebabkan kejang kejang serta leher terpuntir.Pada ayam petelur,produksinya langsung turun drastis dalam waktu yang relatif singkat
Bentuk Gejala penyakit ini dipengaruhi oleh tingkat keganasan virus yang menyerang dan terbagi dalam 3 tipe dibawah ini
a.Tipe ganas (velogenik):hampir semua gejala diatas tampak dan tingkat kematiannya mencapai 80-100%
b.Tipe sedang (mesogenik):gejalanya berupa gangguan pernapasan dan saraf, pada ayam muda tingkat kematiannya mencapai 10% sementara pada ayam dewasa jarang terjadi kematian
c.Tipe lemah (lentogenik):gejalanya tidak terlalu nyata, namun ada sedikit gangguan pernapasan dan penurunan produksi telur, kualitas kulit telur menjadi jelek
2. Penyebab
Penyakit ini disebabkan oleh virus paramyxo yang keganasannya bervariasi dari sangat tinggi (velogenik),sedang(mesogenik)dan rendah (lentogenik)
Pengendalian
Penyakit tetelo tidak dapat diobati. Oleh karena itu ayam yang sudah terserang penyakit ini sebaiknya segera dimusnahkan karena mudah menulari ayam yang lainnya. Pengendalian yang terbaik adalah dengan cara vaksinasi untuk mendapatkan kekebalan penyakit ND. Jenis vaksin yang dapat digunakan dijual dalam berbagai merek dagang seperti vaksin Strain F, Strain K,atau Lasota. Mengingat pentingnya usaha pencegahan penyakit ini berikut disajikan teknis melakukan vaksinasi.
Untuk memudahkan ingatan tentang pemberian vaksin ND biasanya waktu pemberian vaksin dikenal dengan istilah vaksin ND Pola 4-4-4.Maksudnya vaksin ND diberikan pada ayam yang berumur 4 hari, 4 minggu, 4 bulan dan seterusnya dilakukan 4 bulan sekali
Pemberian vaksin ND pada anak ayam yang berumur 4 hari bisa dilakukan dengan cara tetes mata atau tetes mulut. Pemberian vaksin melalui tetes mata atau tetes mulut biasanya dilakukan dengan menggunakan pipet tetes. Tetes mata dilakukan dengan meneteskan vaksin pada kedua mata, masing-masing 1 tetes. Sementara itu, tetes mulut dilakukan dengan meneteskan 2 tetes vaksin ke mulutnya.
Pemberian vaksin untuk ayam yang berumur 4 minggu dan 4 bulan dilakukan dengan sistem penyuntikan. Sebelum penyuntikan vaksin sebaiknya diencerkan dahulu. Di poultry shop biasanya vaksin dijual dalam 3 kemasan dengan petunjuk penggunaan masing-masing, yaitu:
1.       1 ampul untuk 100 ekor ayam
2.       1 ampul untuk 500 ekor ayam
3.       1 ampul untuk 1.000 ekor ayam
Dalam membeli vaksin dipilih kemasan yang sesuai dengan kebutuhan sebab vaksin ND harus dihabiskan dalam 1 kali pemakaian.
Pengenceran vaksin dilakukan dengan cara menyampur vaksin tersebut dengan aquades. Misalnya terdapat 100 ekor ayam yang akan diberi vaksin ND, kemasan vaksin ND yang dibutuhkan adalah 1 ampul. Kemudian jumlah (cc) aquades yang dicampurkan akan menentukan jumlah (cc) suntikan vaksin untuk tiap ekor ayam. Dengan demikian, penghitungan jumlah (cc) suntikan yang diberikan pada setiap ekor ayam adalah:
 20 cc      x 1 cc=0,2 cc
100 ekor




Alat suntik yang digunakan (spuit) biasanya bervariasi berdasarkan daya tampungnys, misalnya daya tampung 1 cc,3 cc atau 6 cc. Dengan demikian, daya tampung spuit yang digunakan juga mempengaruhi jumlah ayam yang disuntik untuk satu kali pengisian spuit.Misalnya, jika vaksin yang telah dicampur dengan 20 cc aquades diatas menggunakan alat suntik yang berdaya tampung 1 cc maka satu kali pengisian spuit dapat digunakan untuk menyuntik 5 ekor ayam dengan perhitungannya adalah:
1cc     x1 ekor=5 ekor
0,2 cc
Dengan cara perhitungan yang sama dapat diketahui jumlah ayam yang disuntikkan bila menggunakan spuit berdaya tampung 3 cc dan 6 cc.Jika digunakan alat suntik berdaya tampung 3 cc, satu kali pengisian spuit dapat dipergunakan untuk menyuntik 15 ekor ayam.sementara itu, alat suntik yang berdaya tampung 6 cc dapat dipergunakan untuk 30 ekor ayam.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melaksanakan vaksinasi adalah sebagai berikut:
  1. Usahakan penyimpanan vaksin dalam suhu yang dingin,misalnya dalam kulkas,dalam termos es, atau tempat yang diberi es balok
  2. Usahakan peralatan maupun wadah dalam keadaan steril yaitu dengan mencucinya dalam air panas
  3. Usahakan jangan melakukan vaksinasi pada saat matahari bersinar cukup panas. Lebih baik dilakukan pada saat turun hujan atau pada pagi dan sore hari.Sebelum dilakukan vaksinasi sebaiknya ayam diberikan makan terlebih dahulu
  4. Ayam yang akan divaksinasi harus dalam keadaan sehat
Untuk mempermudah pelaksanaan vaksinasi (terutama penyuntikan) sebaiknya ditangani oleh sedikitnya dua orang. Cara melakukan vaksinasi diperinci sebagai berikut:
1.Siapkan vaksin,aquades,alat suntik(spuit),air panas dan wadah yang bersih
2.Spuit disterilkan dengan menyedot air panas dan membuangnya 3-4 kali.
3.Campurkan vaksin dan aquades dengan cara menyedot vaksin dengan memakai spuit kemudian dimasukkan ke dalam tabung aquades
4.Tabung tersebut digoyang-goyangkan agar vaksinnya tercampur dengan rata
5.Spuit diisi dengan campuran vaksin yang telah diencerkan sesuai dengan daya tampung spuitnya
6.Jika dilakukan oleh dua orang,kaki dan sayap ayam dipegang oleh satu orang.Cara memegang ayam dapat dilakukan dengan dua cara, yakni posisi terlentang dan posisi miring.Kemudian satu orang lagi menyuntikkan jarum spuit yang berisi vaksin ke daging atau otot dada ayam dengan kemiringan 30°-40°.Usahakan jangan sampai menyentuh bagian tulang ayam
7.Jika dilakukan oleh satu orang.Kedua kaki ayam dipegang dengan tangan kiri,sedangkan sayapnya dijepit oleh pangkal lengan atau ketiak. Kemudian tangan kanan menyuntikkan spuit yang berisi vaksin ke dalam daging atau otot dada ayam
8.Ketika melakukan penyuntikan, perhatikan penurunan campuran vaksin dalam spuit, disesuaikan dengan kebutuhan per ekor ayam yang disesuaikan dengan kebutuhan per ekor ayam yang disesuaikan dengan pencampuran dan spuit yang digunakan
B. Gumboro (Infectius Bursal Disease)
Penyakit ini sering disebut sebagai penyakit aidsnya unggas karena mempunyai pengaruh yang serupa yaitu merusak sistem kekebalan tubuh ayam
1.       Gejala
Penyakit ini menyerang anak ayam yang berusia sekitar 2-14 minggu. Ayam yang terserang penyakit ini memperlihatkan gejala sebagai berikut:
a.Diawali dengan penurunan nafsu makan dan minum
b.Bulunya tampak kusam dan biasanya disertai dengan diare yang berlendir yang mengotori bulu pantat.
c.Terjadi iritasi pada duburnya dan biasanya ayam sering mematuki duburnya sendiri
d.Ayam tampak lesu dan sering mengantuk
e.Dalam kondisi tidur biasanya paruh diletakkan di lantai dan keseimbangannya menjadi terganggu
Angka kematian akibat penyakit ii bervariasi, yakni sekitar 5%-80% tergantung keganasan virus dan umur ayam yang terserang.Angka kesakitannya dapat mencapai 100%,artinya dalam satu kandang bisa terserang seluruhnya. Ayam yang tidak sampai mati akan terganggu pertumbuhannya dan akan mudah sekali terkena infeksi sekunder.
2.Penyebab
Penyakit gumboro disebabkan oleh virus gumboro yang merusak sistem kekebalan tubuh.sebagian ahli menggolongkan virus ini ke dalam keluarga Birnaviridae
3.Pengendalian
Pengobatan yang khusus dan berhasil untuk penyakit gumboro belum ada. Upaya terbaik untuk penyakit ini adalah dengan melakukan pencegahan melalui vaksinasi dan menjaga sanitasi kandang atau lingkungan sekitar kandang.
Cara melakukan vaksinasi untuk penyakit ini prinsipnya sama dengan vaksinasi pada penyakit ND. Hanya saja vaksin yang digunakan adalah vaksin khusus untuk penyakit gumboro seperti gumboro vaccin nobilis (intervet),bursavac(sterwin lab),dan delvax gumboro.Cara penggunaannya harus disesuaikan dengan aturan yang tertera pada labelnya.
C. Marek (Leukosis Akuta)
1.Gejala
Penyakit ini terutama menyerang ayam dengan kondisi menjelang kematangan seksual yaitu antara umur 2-16 minggu.Gejala yang menjadi ciri khas penyakit ini diantaranya adalah terjadi kepincangan,sayap menggantung,sempoyongan,kurus,pucat,dan lemah. Selain itu, terjadi kelumpuhan saraf pada kaki sehingga kaki terjulur ke depan atau ke belakang.Sering kali matanya menjadi buta dan terdapat semacam tumor di bawah kulit
2.Penyebab
Penyakit ini disebabkan oleh virus DNA cell associated yang digolongkan sebagai virus herpes tipe B
3.Pengendalian
Sampai sekarang belum ada obat yang efektif untuk mengobati penyakit marek. Pengendalian yang paling baik adalah dengan melakukan vaksinasi dan menjaga sanitasi kandang serta lingkungan sekitar kandangan. Teknis untuk melaksanakan vaksinasi penyakit marek hampir sama dengan vaksinasi ND. Vaksinasi marek sebaiknya dilakukan sedini mungkin yakni ketika bibit berumur sehari.Vaksin yang digunakan adalah vaksin marek yang berasal dari herpes virus kalkun strain FC 126.Merek dagang vaksin marek yang banyak beredar, diantaranya Lyomarex,Marimune,Sterwin-HVT,MD-VC,dan Mar-Blem
D.Pilek Ayam (Infectious Coryza Snot)
1.Gejala
Ayam yang menderita penyakit ini akan mengalami beberapa gejala,diantaranya sebagai berikut:
a.busung dan pembengkakan pada daerah muka dan mata
b.Rongga hidung mengeluarkan lendir kental yang lengket dan berbau busuk.Lendir yang bercampur nanah dapat mengerak di sekitar lubang hidung dan sinus
c.kelopak matanya menjadi lengket
d.Getah radang yang banyak terdapat pada saluran pernapasan (batang dan cabang tenggorokan) dapat menyebabkan bunyi ngorok ketika bernapas. Pernapasan biasanya menjadi lebih cepat
e.Nafsu makan dan minum menurun sehingga dapat menyebabkan terjadinya penurunan produksi karena daya telurnya berkurang atau bahkan terhenti.
f.sering kali dibarengi dengan terjadinya diare
F.Gangguan Lain
Gangguan lain yang sering dialami oleh ayam adalah karena pakan,lingkungan dan pemeliharaan yang kurang memadai. Dalam praktiknya untuk mendeteksi suatu jenis penyakit sering kali kesulitan.Selain karena gejalanya yang sulit dibedakan terkadang dalam waktu yang sama terdapat lebih dari satu gangguan sehingga gejala yang tampak merupakan kombinasi dari beberapa gangguan. Berikut ini beberapa gangguan selain penyakit penyakit diatas yang sering dijumpai dalam budidaya ayam kampung. Diambil berdasarkan pengalaman peternak ayam kampung petelur kelompok peternak fajar sari,kampung tobor, desa karangsari, kecamatan kedungwaringin,bekasi,jawa barat
Jenis Gangguan
Kemungkinan penyebab
Cara mengatasinya
Ayam tidak nafsu makan
Ransum pakan kurang baik
Stressing
Kandang panas
Ransum diganti dan diberi top mix atau vita chick
Beri vita stress
Atur ventilasinya
Ayam banyak minum
Ayam kurang sehat
Beri therapy atau sulfamix
Angka kematian ayam tinggi
Kurang makan dan minum
Kandang kotor
Ada serangan penyakit tetelo
Tambah pakan dan minum
Cucilah kandang dengan neo antisep
Beri vaksin pada ayam yang masih sehat (lihat penyakit tetelo)
Ayam saling patuk
Ayam kurang makan
Sifat kanibal
Ransum pakan kurang protein dan mineral
Tambah pakannya
Beri hijauan atau potong sedikit paruhnya
Beri top mix
Ayam lemah dan lumpuh
Kurang makan
Kurang mineral (zat kapur)
Tambah pakannya
Pada pakannya ditambah top mix,mineral b 12 atau wonder
Produksi telur menurun
Kekurangan bahan pembuat telur
Beri stimulant egg
Telur kurang kuat
Kekurangan mineral
Beri strong egg
Disebutkan dalam Kitab-kitab bahwa ada orde Mahluk yang menghuni dan menguasai Bumi sebelum Orde Manusia. Konon dikatakan bahwa mahluk tersebut adalah Bangsa Jin dan Bangsa Nisnas.


Bangsa Nisnas adalah makhluk hidup pertama di Bumi, mereka hidup satu masa dengan Jin, merekapun hidup satu masa dengan Dinosaurus. 

Apabila anda sering mengikuti perkembangan penelitian pada zaman dahulu pasti anda bisa menemukan hal-hal yang ganjil pada zaman Dinosaurus, hanya ada satu manuskrip di dunia yang sedikit mengupas tentang hal ini, manuskrip ini sekarang tersimpan di suatu chapel di Swedia.
Bangsa Nisnas adalah bangsa yang besar yang musnah jauh sebelum Nabi Adam A.S. diturunkan ke Bumi. Bangsa Nisnas dipercaya hidup jauh di utara Bumi Dekat dengan Kutub Utara.
Salah satu kota tempat terdapatnya peninggalan Bangsa Nisnas ini adalah Sbetzbergen, di kota inilah banyak terdapat peninggalan dari bangsa yang telah musnah ini, seperti lukisan-lukisan manusia bersayap ataupun mahluk setengah hewan.
Mungkin pada jaman tersebut mahluk-mahluk setengah hewan memang eksis di Bumi ini, bahkan mungkin setelah Bangsa ini musnah sisa-sisa dari mereka yang bertahan dianggap dewa oleh orde manusia.
Tak heran di berbagai penjuru dunia kita dapat menemukan berbagai artefak atau lukisan manusia setengah binatang bahkan di Indonesia sendiri terdapat artefak manusia setengah binatang seperti manusia Garuda.
Di salah satu candi di Jawa Tengah (berbentuk badan manusia dengan sayap dan kepala burung), sama dengan di Mesir dalam lukisan di dalam Pyramid (berbadan manusia berkepala burung).
Atau mungkin mitologi dan legenda dahulunya adalah memang kenyataan, seperti Mitologi yunani yang banyak menyebut dan menggambarkan manusia setengah Hewan, atau legenda dari tanah Jawa yang menceritakan manusia setengah hewan (badan manusia kepalanya Anjing yang lazim di sebut Aul), hampir sama dengan Anubis dalam kepercayaan Mesir Kuno. 

Sbetzbergen sendiri terletak dekat sekali dengan lingkar kutub, disana matahari hanya bersinar sekitar setengah bulan saja dalam satu tahun, jadi selebihnya gelap gulita, kegelapan tersebut hanya diterangi oleh Aurora Borealis.
Banyak sekali peninggalan masa lalu yang tidak terlacak disana. Peninggalan-peninggalan masa lalu sebelum manusia menguasai Bumi.
Konon dikisahkan bahwa Bangsa Nisnas ini adalah bangsa yang sangat maju. Bangsa Nisnas ini di berikan kemampuan luar biasa, akal dan pikiran mereka jauh melampaui manusia saat ini, satu kelebihan mereka yang sangat luar biasa yaitu mereka mempunyai kemampuan telepati yang sangat hebat.

Tteknologi mereka sangat maju, lebih dari teknologi pada saat ini, mereka telah membangun kota-kota yang sangat mengah dengan segala teknologi canggih dan tata kota yang sempurna.
Bangsa Nisnas mempunyai postur yang jauh lebih tinggi dari Manusia saat ini, tak heran kuil-kuil dan bangunan yang dibangun oleh mereka begitu besar dan megah.
Ras mereka dibagi menjadi beberapa, ada yang sangat mirip dengan manusia namun memiliki sayap, ada yang berbadan manusia berkepala binatang ataupun sebaliknya.
Karena kecongkakan, ego dan nafsu, mereka saling berperang antar sesamanya hingga akhirnya bangsa ini dihancurkan oleh Azazel (Azaziel) atas Perintah Tuhan, dikarenakan mereka telah lupa atas tugas yang telah diberikan oleh-Nya.
Hmpir semuanya musnah dalam pertempuran dengan pasukan langit yang dipimpin Azazel (Azaziel) yang tersisa hanya sedikit dari mereka dan peninggalan mereka, itupun hanya diketahui oleh manusia-manusia tertentu saja, selain di Sbetzbergen peninggalan merekapun ada di Swedia dan suatu kawasan di Asia.
Dengan kecongkakan, ego dan nafsu mereka terus berperang dengan sesamanya demi memperebutkan wilayah dan kekuasaan.
Dengan kemampuan akal dan penguasaan teknologi yang luar biasa maju mereka mampu menciptakan segala persenjataan yg melampaui zamannya, mereka telah menciptakan apa yang kita sebut sebagai nuklir.
Pesawat terbang, teknik pengolahan dan peleburan logam yang nyaris sempurna (teknik ini ternyata ditemukan kembali di Damascus yang terkenal dengan pedang-pedangnya yang mempunyai ketajaman luar biasa tetapi sayangnya teknik ini kembali musnah dan tidak ditemukan kembali).

Dengan kemampuan inilah mereka berperang menindas sesamanya dimana yang lemah adalah mangsa bagi yang kuat, bumi hancur lebur dibuatnya, mereka telah melupakan tugasnya sebagai khalifah dimuka bumi ini, karena itulah Allah mengutus ribuan Malaikat yang dipimpin oleh Azazel (Azaziel / sebelum dia diusir oleh-Nya ) dan ribuan burung-burung neraka (phoenix).
Melihat kedatangan para pasukan langit, mereka sangat panik, musnahlah segala kesombongan akan pengetahuan dan teknologi yang mereka kuasai, yang ada hanyalah rasa penyesalan atas perbuatan yang telah mereka lakukan.
Namun terlambat, pasukan langit telah datang dan siap menghancurkan mereka, singkat cerita mereka dimusnahkan dari muka bumi ini untuk digantikan oleh Khalifah yang baru yaitu Adam A.S.
Namun sebagian ada yang dapat bertahan dan melarikan diri dari serangan tersebut dan mereka pun menyebar untuk membentuk koloni dan membangun peradaban mereka kembali.
Sebagian dari mereka yang berwujud manusia setengah ikan melarikan diri ke palung-palung laut yang paling dalam, mereka inilah yang sering kita dengar sebagai putri/putra duyung.
Mereka membangun peradaban mereka kembali di bawah laut dengan kota-kota yang tidak kalah canggihnya dengan kota mereka yang telah hancur sebelumya, sedangkan sebagian dari mereka yang bertubuh manusia setengah binatang dan mereka yang mempunyai bentuk seperti manusia tetapi memiliki sayap saling membantu untuk membangun peradaban baru.
Mereka berpencar dan berjanji untuk saling membantu dalam membangun peradaban baru, mereka yang mempunyai fisik mirip manusia dan bersayap membangun peradaban dan kota-kota yang sangat megah sekali selama ratusan tahun yang kita kenal sebagai Atlantis.
Sedangkan mereka yang berwujud manusia setengah binatang membangun apa yang kita sebut sebagai Lemuria (Mu), dan terjadilah perkimpoian diantara mereka yang melahirkan makhluk-makhluk jenius yang melampaui zamannya.
Mereka sudah dapat melakukan perjalanan antar Galaxy, mereka juga telah mampu menciptakan Satelit-satelit pengintai tetapi hanya satu yang tersisa hingga saat ini yang kita kenal sebagai Bulan dan merekapun menciptakan berbagai macam alat-alat perang yang sangat canggih.
Skan tetapi suasana damai tidak berlangsung lama, mereka kembali pada tabiat dasar mereka yaitu ingin menguasai dan menghancurkan, akhirnya terjadilah peperangan maha dahsyat yang melibatkan persenjataan super canggih yang mereka miliki.
Maka kembali hancurlah peradaban yang telah mereka bangun dengan susah payah karena ulah mereka sendiri.akhirnya mereka selamat melarikan diri ke planet-planet yang jauh, tapi sesekali mereka mengunjungi bumi tempat kelahiran mereka dahulu untuk menyebarkan pengetahuan yang mereka kuasai.
Merekalah yang mengajarkan Bangsa Mesir tulisan Hieroglyph, Pyramida, Ilmu-ilmu kedokteran. Mereka jugalah dalang dibalik perang Mahabharata, Nazca Line, Peradaban Inca, Cristal Skull, Vimanas, mereka jualah yang kini kini kita sebut sebgai UFO.
Pada jaman dahulu mereka mendapat panggilan Dewa dengan kendaraan yang mengeluarkan api / cahaya yang sangat terang yang sesungguhnya adalah kendaraan mereka.
Mustahil seorang manusia biasa dapat membangun sesuatu yang rumit dan kompleks sama seperti pembangunan Pyramida atau Candi-candi, tidak mungkin manusia zaman dulu dapat membangunya tanpa ada campur tangan dari suatu makhluk yang mempunyai Itelegensia yang sangat tinggi, ini adalah salah satu contoh bahwa mereka masih ada dan mereka ingin diketahui.
Sebenarnya sudah pernah ditemukan dan sudah beberapa kali expedisi pergi untuk meneliti artefak-artefak peninggalan bangsa ini.
Reruntuhan pernah ditemukan oleh beberapa peneliti dari Swedia dan Norwegia, namun semakin mereka tahu semakin mereka bingung dibuatnya, akhirnya mereka ragu untuk meneruskan penelitian dan riset mereka.
Terlalu banyak hal-hal yang berbenturan dengan keyakinan karena semua yang mereka teliti dapat mengacaukan semua keyakinan dan teori-teori yang ada. Oleh karena itu mereka berpendapat lebih baik hal tersebut dibiarkan menjadi rahasia hingga waktu menjawabnya.
Al Qur'an Surah Al Hijr ayat 27 menjelaskan tentang makhluk sebelum manusia adalah bangsa Jin: "Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas." (Al Hijr 15:27)
Menurut syariat Islam, manusia tidak diciptakan di bumi, tapi yang diturunkan dimuka bumi sebagai Manusia dan diangkat /ditunjuk Allah sebagai Khalifah (pengganti /penerus) di muka bumi atau sebagai Makhluk pengganti yang tentunya ada makhluk lain yang di ganti.
Dengan kata lain adalah Adam "bukanlah Makhluk Pertama" dibumi, tetapi ia adalah "Manusia Pertama" dalam ajaran Agama Samawi, dan Allah tidak mengatakan untuk mengganti manusia sebelumnya, tapi pengganti makhluk yang telah membuat kerusakan dan menumpahkan darah dibumi, itu yang menjadi kegusaran para Malaikat.
"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada Malaikat; "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi". Mereka bertanya (tentang hikmat ketetapan Tuhan itu dengan berkata):
"Adakah Engkau (Ya Tuhan kami) hendak menjadikan di bumi itu orang yang akan membuat bencana dan menumpahkan darah (berbunuh-bunuhan), padahal Kami senantiasa bertasbih dengan memuji-Mu dan mensucikan-Mu?? Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui akan apa yang kamu tidak mengetahuinya." (Al-Baqarah 30)
Apakah Mahluk ini (Bangsa Nisnas) yang malaikat maksud?

Kabbalah atau Qibil dalam bahasa Ibrani awalnya adalah istilah yang netral, yang secara harfiah memiliki arti sebagai ‘lisan’. Namun belakangan, ketika kaum Yahudi menggunakan istilah ini untuk menyembunyikan dan memelihara kepercayaan mistis-esoteris kelompok mereka, maka istilah ini menjadi sangat politis.
Encarta Encyclopedia (2005) menuliskan bahwa istilah Kabbalah berasal dari bahasa Ibrani yang memiliki pengertian luas sebagai ilmu kebatinan Yahudi atau Judaism dalam bentuk dan rupa yang amat beragam dan hanya dimengerti oleh sedikit orang.


Kabbalah ini mempelajari arti tersembunyi dari Taurat dan naskah-naskah kuno Judaisme. Walau demikian, diyakini bahwa Kabbalah sesungguhnya memiliki akar yang lebih panjang dan merujuk pada ilmu-ilmu sihir kuno di zaman Fir’aun yang biasa dikerjakan dan menjadi alat kekuasaan para pendeta tinggi di sekitar Fir’aun.

Kabbalah ini sarat dengan berbagai filsafat esoteris dan ritual penyembahan serta pemujaan berhala, bahkan penyembahan iblis, yang telah ada jauh sebelum Taurat-Musa dan telah menyebar luas bersama Judaisme, yang seluruhnya berurat-berakar pada praktek-praktek kebatinan serta penyembahan dewa-dewi di zaman Mesir Kuno.

Hal tersebut diutarakan pakar sejarah Yahudi Fabre d’Olivet. “Kabbalah merupakan suatu tradisi yang dipelajari oleh sebagian pemimpin Bani Israil di Mesir Kuno, dan diteruskan sebagai tradisi dari mulut ke mulut, dari generasi ke generasi, ” jelas d’Olivet. Banyak kalangan percaya, Kabbalah adalah induk dari segala induk ilmu sihir yang ada di dunia hingga hari ini.


Merunut akar Kabbalah bukanlah hal yang mudah dilakukan. Para sejarawan Barat menyepakati bahwa Kabbalah merupakan kepercayaan inti dari kelompok mistis tertua dunia yang dikenal dengan sebutan Brotherhood of the Snake (Kelompok Persaudaraan Ular).
Rezim Raja Namrudz di Babilonia dan Firaun di Mesir merupakan tonggak-tonggak awal yang amat penting bagi perjalanan kepercayaan ini.
Di masa-masa pra dan awal Perang Salib, sekitar abad ke-11 Masehi, Kabbalah mulai menampakkan diri di daerah Perancis Selatan.
Peneliti Kabalah Barat, Olivia Prince dan Lynn Picknet, yang kemudian menulis The Templar Revelation, menyatakan bahwa pembawa ajaran ini salah satunya adalah kedatangan sepasukan ksatria Yohanit dari Calabria, Belgia, ke sebuah wilayah yang dikuasai Mathilda de Tuscany dan Godfroi de Boullion.
Ksatria-ksatria Yohanit ini tidak lama tinggal di Perancis. Mereka pergi dan meninggalkan Peter si Pertapa (Peter The Hermit) yang kemudian menjadi “murabbi” bagi Godfroi de Bouillon.
Peter ini kemudian menyusup ke Vatikan dan menjadi provokator bagi Paus Urbanus II yang kemudian mengobarkan perang salib guna merebut Yerusalem dari kekuasaan umat Islam.


Dalam serangan Tentara Salib pertama di tahun 1099, baik Peter maupun Godfroi menjadi panglima bagi pasukannya masing-masing.
Di hari kejatuhan Yerusalem, Godfroi mendirikan Ordo Biarawan Sion dan 20 tahun kemudian membentuk ordo militer Knights Templar, yang kemudian pada 1307 di Skotlandia mengganti namanya menjadi Freemasonry.


Di sini Kita telah memahami Kabbalah sebagai sebuah doktrin yang berasal dari Mesir Kuno, lalu memasuki dan mencemari agama yang diturunkan Allah kepada kaum yahudi kuno.
Kita juga telah memahami bahwa Kabbalah berlandaskan pada cara berpikir yang sesat, yang menganggap manusia sebagai makhluk agung yang tidak diciptakan sebelumnya dan telah ada tanpa permulaan.


Humanisme memasuki Eropa dari sumber ini. Keyakinan kristiani berdasarkan kepada keberadaan Tuhan, dan bahwa manusia adalah hamba-hamba ciptaan-Nya yang tergantung kepada-Nya.
Namun, dengan penyebaran tradisi Templar di seluruh Eropa, Kabbalah mulai menarik banyak filsuf.
Maka, di abad ke-15, arus humanisme bermula dan meninggalkan jejak yang tak terhapuskan di dalam kancah pemikiran Eropa.

Hubungan antara humanisme dan Kabbalah ini telah ditegaskan dalam sejumlah sumber.
Salah satunya adalah buku dari pengarang terkenal Malachi Martin yang berjudul The Keys of This Blood. Martin adalah seorang profesor sejarah pada Lembaga Injil Kepausan Vatikan. Ia mengungkapkan bahwa pengaruh Kabbalah dapat dengan jelas teramati di antara para kaum humanis:




Sebagaimana ditunjukkan oleh sejarawan Universitas Vatikan Malachi Martin, ada hubungan erat antara kebangkitan humanisme di Eropa dengan Kabbalah sebagai bagian dari akar Freemasonry.


Di dalam iklim ketidakpastian dan tantangan tidak biasa yang menandai zaman Italia Renaisans-awal ini, bangkitlah sebuah jaringan persekutuan kaum Humanis yang bercita-cita melepaskan diri dari kendali menyeluruh dari tatanan mapan itu.
Dengan cita-cita seperti ini, persekutuan-persekutuan ini harus berada di dalam lindungan kerahasiaan, paling tidak pada awalnya. Namun di samping kerahasiaan, kelompok-kelompok humanis ini ditandai oleh dua ciri utama lainnya.

Pertama, mereka memberontak terhadap penafsiran tradisional tentang Injil sebagaimana dipertahankan oleh otoritas gerejawi dan sipil, serta menentang pilar-pilar filosofis dan teologis yang dikeluarkan oleh gereja bagi kehidupan sipil dan politis.

Dengan sikap permusuhan seperti itu, tidak mengagetkan jika kelompok-kelompok ini mempunyai konsepsi sendiri tentang pesan orisinil dari Injil dan wahyu Tuhan.
Mereka mengunci diri di dalam apa yang mereka sebut sebagai bentuk pengetahuan yang sangat rahasia, sebuah gnosis, yang sebagiannya mereka landaskan pada rantai kepemujaan dan klenik yang berasal dari Afrika Utara khususnya Mesir kuno dan, sebagiannya, Kabbalah Yahudi yang klasik itu sendiri.

Yang ke Dua, kaum humanis Italia membuang bagian dari gagasan Kabbalah nyaris tanpa dikenali. Mereka merekonstruksi konsep gnosis, dan memindahkannya ke latar duniawi yang sepenuhnya ini. Gnosis khusus yang mereka cari adalah suatu pengetahuan rahasia tentang bagaimana menguasai kekuatan alam yang buta untuk tujuan sosio-politis.


Pendeknya, masyarakat humanis yang terbentuk pada masa itu ingin menggantikan budaya Katolik Eropa dengan sebuah budaya baru yang berakar pada Kabbalah.
Mereka bermaksud menciptakan perubahan sosiopolitis untuk mewujudkannya.
Menarik bahwa di samping Kabbalah, pada sumber budaya baru ini terdapat doktrin-doktrin Mesir Kuno
.
Di sini Prof. Martin menulis:

Para calon anggota persekutuan humanis awal ini adalah pengikut Kuasa Agung Arsitek Kosmos yang Agung yang mereka representasikan dalam bentuk Tetragrammaton Sakral, YHWH…. (kaum humanis) meminjam lambang-lambang lain Piramid dan Mata Yang Melihat Segalanya terutama dari sumber-sumber Mesir.
Pada saat Great Pyramid di Giza Mesir dibangun, jika berdasarkan keadaan Piramid serta tenaga kerja yang mendirikannya, Para Arkeolog memperkirakan Penduduk Mesir ketika itu mencapai 50 juta orang
Diperkirakan PIRAMID tersebut dibangun pada sekitar tahun 3.000 sebelum masehi, dimana penduduk dunia baru sekitar 20 juta orang
Jika seluruh penduduk dunia di tahun 3.000 Sebelum Masehi, dikumpulkan di Mesir… ternyata masih ada 30 juta orang misterius
Siapakah 30 juta orang Misterius itu ????
Setidaknya ada 2 teori….
1. Ke-30 juta orang itu, ALIEN dari Planet lain
UFO (Pesawat ALIEN) dan Mesir Kuno
Laporan paling tua mengenai pesawat dari luar angkasa yang mendarat dibumi ini berasal dariabad ke-15 sebelum Masehi, yaitu pada sebuah tulisan Mesir kuno (papirus) yang merupakan bagian dari buku harian Raja Thutmosis III (1504-1450 SM) yang merupakan raja Mesir terbesar dimasa lalu dengan daerah kekuasaannya sampai kesungai Euphrat dan Sudan.
Laporan itu terjadi pada salah satu ekspedisi penaklukkan yang dipimpinnya langsung, dimana dalam perjalanannya Thutmosis III melihat adanya sebuah lingkaran api muncul diangkasa dengan panjang sekitar 1 rod atau ± 5 meter tanpa mengeluarkan suara dan perlahan bertambah tinggi naik keangkasa menuju keselatan dan menghilang dikegelapan malam…
Ada hal menarik, jika ketinggian Piramid di Giza, di-kalikan 1 milyar, akan diperoleh angka 148.208.000 km, yang mendekati jarak antara Bumi dan Surya : 149.450.000 km.
Di Mesir ada sebuah pulau, yang bernama Elefantine atau Gajah. Pulau ini sudah sejak dulu bernama Pulau Gajah, sebagaimana tertulis di dalam Naskah-Naskah Kuno. Di masa sekarang, jika pulau itu di lihat dari angkasa, dengan pesawat terbang (karena disana tidak terdapat bukit yang tinggi), memang berbentuk seperti Gajah. Darimana Orang Mesir Kuno, memberi nama “Gajah”, untuk pulau itu ?
Sumber :
Antara Superman, Aliens dan Al-Qur’an
Misteri Piramid Giza, Teori Alien dan Banjir Nabi Nuh (Kompasiana)
Bukti Arkeologis, Keberadaan Penghuni Langit di Bumi ?
2. Piramid dibangun, jauh lebih awal dari yang diperkirakan
Diperkirakan ribuan tahun yang silam, Mesir pernah dihuni satu bangsa yang memiliki teknologi tinggiMasyarakat ini kemudian musnah, ketika terjadinya bencana banjir global di bumi (Bencana Nuh).
Melalui bekas yang dimakan karat (erosi) pada permukaan badan Sphinx, ilmuwan memperkirakan bahwa masa pembuatannya mungkin lebih awal, paling tidak 10 ribu tahun silam sebelum Masehi.
Seorang sarjana John Washeth juga berpendapat: Bahwa Piramida raksasa dan tetangga dekatnya yaitu Sphinx, jika dibandingkan dengan bangunan masa kerajaan ke-4 lainnya, sama sekali berbeda,Sphinx diperkirakan dibangun di masa yang lebih purba.
Dalam bukunya “Ular Angkasa“, John Washeth mengemukakan: perkembangan budaya Mesirmungkin bukan berasal dari daerah aliran sungai Nil, melainkan berasal dari budaya yang lebih awal.
Ahli ilmu pasti Swalle Rubich dalam “Ilmu Pengetahuan Kudus” menunjukkan: pada tahun 11.000 SM, Mesir pasti telah mempunyai sebuah budaya yang hebat. Pada saat itu Sphinx telah ada, hal ini bisa terlihat, pada bagian badan Sphinx yang jelas sekali ada bekas erosi. Diperkirakan akibat dari banjir dahsyat di tahun 11.000 SM.

Piramid Khufu di Giza, merupakan bangunan batu yang di dalamnya terdapat ruangan seluas 4.072 meter persegi. Balok-balok batunya sebanyak 2,3 juta batang, dengan berat antara 2.5 ton sampai 50 ton, tersusun dengan ketinggian mencapai 481 kaki.
Untuk membawa batu-batu Piramid tersebut, menuju ke kawasan padang pasir, jika menggunakan teknologi dari tahun 3.000 sebelum masehi, yaitu dengan cara meletaknya pada batang-batang pohon yang dijajar kemudian digelindingkan. Tentu akan menggunakan ratusan ribu batang kayu, yang jadi pertanyaan darimana Fir’aun Mesir memperoleh batang kayu sebanyak itu ?
Belum lagi, bagaimana jutaan batu-batu itu bisa diangkat ke atas, serta teknik pemotongan batu yang sedemikian canggih, sehingga sudutnya disebelah Tenggara tegak, hanya setengah inci lebih tinggi dari sudutnya di sebelah Barat Laut. Rasanya sangat mustahil, jika dikerjakan dengan menggunakan teknologi dari tahun 3.000 sebelum masehi.
Berdasarkan penyelusuran Genealogy, ada keterkaitan antara Dinasti Majapahit dengan Nabi Ibrahim. Keterkaitan itu, berawal dari kehadiran Dewawarman I, yang merupakan pendiri Kerajaan Salakanagara
Sebagaimana kita ketahui, Dewawarman I berasal dari Dinasti Pallawa di India. Melalui keberadaan Dinasti Pallawa inilah, pada akhirnya penyelusuran genealogy, sampai kepada Nabi Ibrahim
Mari kita ikuti, silsilah berikut…
Silsilah R. Wijaya (Pendiri Majapahit)
01. Raden Wijaya bin
02. Rakeyan Jayadarma bin
03. Prabu Guru Darmasiksa bin
04. Darma Kusuma bin
05. Rakeyan Jayagiri bin
06. Lalang Bumi bin
07. Darmaraja bin
08. (puteri Kahuripan) binti
09. Dharmawangsa Teguh bin
10. Sri Makuta Wangsa Wardhana bin
11. Sri Isyana Tunggawijaya bin
12. Mpu Sindok bin
13. (putera Mpu Daksa) bin
14. Mpu Daksa bin
15. Rakai Watuhumalang bin
16. Pramodawardani binti
17. Samaratungga bin
18. Samaragwira bin
19. Rakai Panangkaran bin
20. Sanjaya bin
21. Brata Senawa bin
22. (Prabu Galuh II) bin
23. Wretikandayun bin
24. (cicit Suryawarman) bin
25. (cucu Suryawarman) bin
26. (puteri Suryawarman) binti
27. Suryawarman bin
28. Candrawarman bin
29. Indrawarman bin
30. Wisnuwarman bin
31. Purnawarman bin
32. Dharmayawarman bin
33. Dewi Minawati (suaminya Dewi Minawati, bernama Jayasingawarman, pendiri kerajaan Tarumanagara) binti
34. Sphatikarnawa Warmandewi binti
35. Dewawarman VII bin
36. Dewawarman VI bin
37. Mahisasura Mardini Warmandewi binti
38. Dewi Tirta Lengkara binti
39. Dewawarman III bin
40. Dewawarman II bin
41. Dewawarman I (menikah dengan puteri Pohaci Larasati binti Aki Tirem bin Ki Srengga bin Nyai Sariti Warawiri binti Sang Aki Bajulpakel bin Aki Dungkul bin Ki Pawang Sawer bin Datuk Pawang Marga bin Ki Bagang bin Datuk Waling bin Datuk Banda bin Nesan)
.
Berdasarkan penelitian sejarah, Pendiri kerajaan Salakanagara (Dewawarman I), yang merupakan leluhur Raja Majapahit, berasal dari Dinasti Pallawa (Pallava) di India…
Beliau datang ke Pulau Jawa, pada sekitar abad pertama masehi, dan memerintah kerajaan Salanagara bersama isterinya Pohaci Larasati, pada tahun (130M-168M)…
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Salakanagara
Pendiri Salakanagara, Dewawarman adalah duta keliling, pedagang sekaligus perantau dari Pallawa, Bharata (India) yang akhirnya menetap karena menikah dengan puteri penghulu setempat…
Tokoh awal yang berkuasa di sini adalah Aki Tirem. Konon, kota inilah yang disebut Argyre oleh Ptolemeus dalam tahun 150, terletak di daerah Teluk Lada Pandeglang
Adalah Aki Tirem, penghulu atau penguasa kampung setempat yang akhirnya menjadi mertua Dewawarman ketika puteri Sang Aki Luhur Mulya bernama Dewi Pwahaci Larasati diperisteri oleh Dewawarman. Hal ini membuat semua pengikut dan pasukan Dewawarman menikah dengan wanita setempat dan tak ingin kembali ke kampung halamannya…

Dinasti Pallawa :
Berdasarkan tulisan yang berjudul “Origins of the Pallava Dynasty“, Dinasti Pallawa, memiliki keterikatan historis dengan Bangsa Persia dan Dinasti Maurya
The word Pallava meaning branch or twig in Sanskrit is delivered as Tondaiyar in Tamil language
But scholars rebuff this view since it is a later usage of the term and consequently cannot be confirmed to have given rise to the family name Pallava. Some feel that the Pallavas are connected with primordial Pulindas, who were the same as the Kurumbas of Tondamandlam. Tondamandlam was a province under Maurya Emperor Ashoka in third century BCE and was later detained by the Satavahanas and thus Tondamandlam became a feudatory to the Satavahanas After collapse of Satavahanas in about 225 AD, the Pallavas of Tondamandlam became autonomous and prolonged to the Krishna River.
There have been several conjectures concerning the origin of the Pallavas. There are certain claims based on historical, anthropological, and linguistic proof signifying that the Pallavas were related to the Pahlavas of Iran. It is probable that a wave of Pahlava/Kambhoja tribes of Indo-Iranian descent migrated Southward and first settled in Krishna river valley of present day coastal Andhra Pradesh…
Some scholars think that the Pahlavas migrated from Persia to India and established the Pallava dynasty of Kanchi, whereas, some say that they were immigrants from north, or from Konkan, Tenugu and Anarta into Deccan. They came into south India through Kuntala or Vanvasa….
Source : http://www.indianetzone.com/19/origi…va_dynasty.htm

Dinasti Maurya dan Cyrus II “The Great” :
Salah seorang anggota keluarga Dinasti Maurya yang populer adalah Sundari Maurya of Magadha. Beliau terhitung sebagai salah seorang leluhur dari King George I of England
Silsilah Sundari Maurya sampai kepada Cyrus II ”The Great” adalah…
Sundari Maurya of Magadha binti (Princess of Avanti) binti Abhisara IV of Avanti bin Abhisara III of Pancanada bin Abhisara II of Taxila bin Abhisara I of Taxila bin Rodogune Achaemenid of Persia binti Artaxerxes II of Persia bin Darius II of Persia bin Artaxerxes I of Persia bin Xerxes I “The Great” of Persia bin Atossa of Persia binti Cyrus II “The Great” of Persia…
.
Silsilah Sundari Maurya (Magadha) sampai kepada Abhisara II (Taxila)
http://fabpedigree.com/s039/f742968.htm
Silsilah Abhisara II (Taxila) sampai kepada Darius II
http://fabpedigree.com/s080/f943746.htm
Silsilah Darius II sampai kepada Atossa of Persia binti Cyrus II “The Great
http://fabpedigree.com/s012/f559022.htm
Dinasti Maurya sangat indentik dengan keturunan Cyrus II “The Great” di India. Pertemuan kedua keluarga ini, dimulai jauh sebelum masanya Sundari Maurya (sekitar 200 SM). Interaksi antara kedua keluarga ini, diawali oleh pernikahan antara cucu Cyrus II “The Great” yang bernama Candravarnna of Persia binti Atossa of Persia bin Cyrus II “The Great”, dengan Maurya I of Taxila, pada sekitar tahun 500 SM
http://fabpedigree.com/s076/f199897.htm

Cyrus II “The Great” dan Nabi Ibrahim
Cyrus II “The Great” (590 SM-529 SM), adalah pendiri dinasti Achaemenid. Beliau berhasil mempersatukan dua suku besar bangsa Iran : Media dan Persia. Beberapa ahli sejarah berpendapat, bahwa Cyrus II “The Great” indentik dengan Zulqarnain (QS. Al Kahfi ayat 83-98)
Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Cyrus_the_Great_in_the_Qur’an
Melalui penyelusuran genealogy, diperoleh informasi, bahwa Cyrus II “The Great” memiliki hubungan keluarga dengan Nabi Ibrahim
.
Nabi Ibrahim, berdasarkan catatan ahli genealogy, menurunkan bangsa Media (Madyan), melalui anaknya Midian (Madian) bin Nabi Ibrahim. Bangsa Media (Madyan) merupakan bangsanya Nabi Syu’aib, yang menjadi mertua Nabi Musa
.
Beberapa catatan Genealogy, yang menghubungkan, Cyrus II ”The Great” dengan Nabi Ibrahim….
Melalui Jalur Pouru Chishti
Silsilah Atossa of Pesia binti Cyrus II “The Great” sampai kepada Kuras
http://fabpedigree.com/s097/f472176.htm
Silsilah Kuras sampai kepada Pouru Chishti
http://fabpedigree.com/s026/f207564.htm
Silsilah Pouru Chishti sampai kepada Vaedesht
http://fabpedigree.com/s065/f284112.htm
Silsilah Vaedesht sampai kepada Midian bin Nabi Ibrahim
http://fabpedigree.com/s020/f862707.htm
Melalui Jalur Vishtaspa I (suami Pouru Chishti, di dalam catatan genealogy lainnya, suaminya bernama Jamaspa, yang merupakan adik dari Vishtaspa I)
Silsilah Atossa of Pesia binti Cyrus II “The Great” sampai kepada Kuras
http://fabpedigree.com/s097/f472176.htm
Silsilah Kuras sampai kepada Vishtaspa I (adiknya yang bernama Jamaspa)
http://fabpedigree.com/s026/f207564.htm
Silsilah Vishtaspa I (adiknya yang bernama Jamaspa) sampai kepada Kay Apiveh
http://fabpedigree.com/s064/f284112.htm
Silsilah Kay Apiveh sampai kepada Dora Sharoob bin Midian bin Nabi Ibrahim
http://fabpedigree.com/s036/f931343.htm
Nabi Ibrahm sebagai Leluhur Bangsa Persia, di dukung beberapa fakta sebagai berikut :
1. Nama Nabi Ibrahim (Abraham) di dalam naskah Persia Kuno
“When the Persians will do such deeds, a man from among the Arabs will be born whose followers shall overthrow and dissolve the kingdom and religion of the Persians.
And the arrogant people (Persians) will be subjugated. Instead of the temple of fire and the house of idols they will see the House of Abraham without any idols as their Qibla… “
Source : http://www.cyberistan.org/islamic/parsi1.html
2. Pendapat Cendikiawan mengenai asal usul Bangsa Persia
Rasulullah Saw bersabda, “Apakah kalian pernah mendengar suatu kota yang terletak sebagiannya di darat dan sebagiannya di laut? Mereka (para sahabat) menjawab: Pernah wahai Rasulullah. Beliau Saw bersabda: Tidak terjadi hari kiamat, sehingga ia diserang oleh 70.000 orang dari Bani Ishaq…”
[HR. Muslim, Kitabul Fitan wa Asyratus Sa’ah]
Siapakah yang dimaksud dengan Bani Ishaq pada riwayat di atas?
Bani Ishaq adalah keturunan Al Aish bin Ishaq bin Ibrahim as. Pendapat ini dipilih oleh Al Hafidz Ibnu Katsir [An Nihayah fil Fitan Wal Malahim]
Keturunan Aish ini, menyebar di wilayah Khurasan (Afghanistan, Pakistan, Kashmir, Iraq dan Iran).
Imam Nawawi dalam syarahnya tentang 70 ribu Bani Ishaq berpendapat bahwa, “Penduduk (Farisi) Persia adalah orang-orang yang dimaksud dengan keturunan Ishaq”.
Al-Mas’udi dalam kitabnya yang berjudul Muruj adz-Dzahab berpendapat, “Orang-orang yang mengerti tentang jalur-jalur nasab orang Arab dan para hukama menetapkan bahwa asal-usul orang Persia adalah dan keturunan Ishaq putra Nabi Ibrahim
WaLlahu a’lamu bishshawab